Diskusi karakteristik minyak nabati

Diskusi 1

Diskusi 1

by Dwi Ardiana Setyawardhani -
Number of replies: 37

Dari komponen-komponen yang terkandung dalam minyak nabati, minyak atsiri dan minyak bumi tadi, rumuskan karakter mendasar dari masing-masing jenis minyak tersebut dan tunjukkan perbedaannya!

In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Malihatul Milal I0520061 -
Selamat pagi, Bu. Saya Malihatul Milal izin menjawab perbedaan karakter dari minyak nabati, minyak atsiri, dan minyak bumi.
1. Minyak Nabati
- Minyak yang berasal dari tumbuhan dengan komponen utama trigliserida
- Adapun senyawa lainnya yang menjadi ciri khas pada jenis minyak antara lain lipid kompleks, sterol, FFA, pigmen, senyawa hidrokarbon tak jenuh, dan lilin
- Dimanfaatkan secara luas sebagai minyak pangan

2. Minyat Atsiri
- Minyak yang berasal dari tumbuhan dan berbau khas karena kompleksitas kandungan minyak atsiri
- Kandungan utama berupa terpenoid, yaitu senyawa hidrokarbon dengan rantai panjang
- Kandungan lain berupa senyawa hidrokarbon C15-C35 serta senyawa non terpenic (turunan benzena)
- Umumnya dimanfaatkan pada bidang kesehatan

3. Minyak Bumi
- Diperoleh dari penambangan dengan komponen utama hidrokarbon
- Terdapat kandungan non hidrokarbon lainnya karena lingkungan dan proses penambangan
- Dimanfaatkan sebagai bahan bakar
In reply to Malihatul Milal I0520061

Re: Diskusi 1

by Dwi Ardiana Setyawardhani -
Baik. Bisakah ditambahkan lebih spesifik untuk karakter / sifat fisiknya, misalkan dari sisi organoleptis? Sehingga setiap orang bila disodori sampel minyak tertentu bisa menyebutkan sampel tersebut tergolong jenis minyak apa?
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Malihatul Milal I0520061 -
Izin menanggapi bu, adapun ciri-ciri lainnya sebagai berikut:
1. Minyak nabati
- Cenderung tidak beraroma
- Tidak mudah menguap pada suhu kamar
- Sangat licin di kulit

2. Minyak atsiri
- Memiliki aroma khas
- Mudah menguap pada suhu kamar
- Tidak membeku pada suhu dibawah 18°C

3. Minyak bumi
- Mudah terbakar
- Minyak bumi dengan hidrokarbon rantai pendek bersifat volatil
- Berwarna coklat kehitaman hingga hitam
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Adlina Herlian Kuntari Dewi I0520003 -
Assalamualaikum wr wb, selamat pagi Bu Dwi saya Adlina Herlian NIM I0520003 izin memaparkan jawaban saya mengenai perbedaan karakter dari minyak atsiri, minyak nabati, dan minyak bumi :

Perbedaan karakter :
- Minyak atsiri = memiliki aroma yang khas
- Minyak bumi = digunakan untuk bahan bakar dan berasal dari makhluk hidup yang telah mati
- Minyak nabati&hewani = banyak digunakan dalam kehidupam sehari hari dan memiliki komposisi minyak nabati dan minyak hewani relative sama

Perbedaan Komponen:
- Minyak atsiri = komponen utama terpene, memiliki senyawa volatile seperti alcohol, dll (rantai lurus), memiliki senyawa non terpenic atau turunan benzene yang merupakan senyawa aromatis, co: cynamaldehyde, dll
- Minyak bumi = memiliki senyawa hidrokarbon (ada rantai lurus, siklis, jenuh, tak jenuh/rangkap), memiliki senyawa non hidrokarbon seperti garam, air, S,O, dll yang biasanya dihilangkan pada proses awal
- Minyak nabati & minyak hewani = komponen utama trigliserida (lemak), memiliki komponen lipid kompleks (getah) yang dihilangkan pada proses awal tetapi jika dimurnikan dapat bernilai tinggi, memiliki komponen fitoserol, FFA (asam lemak bebas), memiliki pigmen (zat warna) co: crude oil sawit/ CPO berwarna merah dan produk minyak nabati berwarna kuning keemasan karena warna dipengaruhi bahan asal, memiliki senyawa tak jenuh dan lilin.

Terimakasih bu 🙏
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Difa Aulia Majid I0520023 -
Assalamualaikum, selamat pagi Bu. Saya ingin menjawab pertanyaan mengenai perbedaan dari masing-masing jenis minyak.
1) Minyak Nabati (Vegetable Oil)
Diekstrak dari tanaman
Tidak berbau
Memiliki warna yang beragam tergantung jenis minyak, ada yang merah tua, coklat tua, hijau tua, dan kuning keemas an (minyak goreng). Contoh : CPO berwarna merah tua.
Kompenen terbesar yang menyusunnya adalah Trigliserida. Dan komponen lainnya seperti Lipid kompleks, fitosterol, FFA, pigmen (tergantung jenis minyak), senyawa HK tak jenuh, dan lilin
Memiliki HHV lebih rendah dari minyak bumi

2) Minyak Atsiri (Essential Oil)
Memiliki bau yang khas, biasanya untuk aroma therapy
Komponen terbesar yang menyusunnya adalah terpene
Mengandung senyawa HK rantai lurus, seperti alcohol, aldehid, eter, dll
Mengandung senyawa non terpenic (turunan benzene), seperti cynamaldehyde. Eugenol, dll

3) Minyak Bumi (Petroleum Oil)
Didapat dengan penambangan, bukan ekstraksi
Warnanya gelap
Mengandung senyawa hidrokarbon : paraffin, olefin, naften, aromat
Mengandung senyawa non hidrokarbon : garam, air, S, O, N, logam
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Burhanuddin Yusuf Pratama I0520016 -
permisi bu izin menjawab:
Berikut ini merupakan karakter mendasar dari 3 jenis minyak;
1. Minyak Atsiri (Esssensial Oil)
-Mudah menguap
-memiliki aroma khas
-tidak mengandung trigliserida
-tidak membeku
-digunakan sebagai aroma terapi
-tergolong dalam senyawa terpene, non terpenic (turunan Benzena), senyawa HK rantai lurus.
-fraksi fraksi bervolatil, fraksi fraksi yang bertitik didih rendah.

2. Minyak Nabati (Vegetable Oil)
-tidak mudah menguap
-biasanya digunakan untuk minyak goreng
-minyak hewani
-Terdapat animal/plant fatt (lemak hewan/tumbuhan)
-gugusan asam lemak (trigliserid)
-karakter oil tergantung tanaman asalnya

3. Minyak Bumi (Petroleum)
-biasa nya digunakan sebagai bahan bakar, namun untuk fraksi yang paling berat digunakan sebagai pembuatan jalan aspal
-mudah menguap
-berasal dari dekomposisi(penguraian) hewan dan tumbuhan jutaan tahun lalu
- Senyawa hidrokarbon :
-diperoleh dari aktivitas penambangan dalam lapisan bumi.
-sebagian besar termasuk dalam golongan hidrokarbon.
In reply to Burhanuddin Yusuf Pratama I0520016

Re: Diskusi 1

by Dwi Ardiana Setyawardhani -
Bagus. Perlu sedikit dikoreksi, petroleum tida semuanya mudah menguap seperti halnya minyak atsiri. Yg mudah menguap hanya fraksi ringan seperti gas alam dan LPG. Aspal, seperti yg anda contohkan, tidak mudah menguap.
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Adelia Yuniati I0520001 -
Selamat pagi Bu, saya Adelia izin menjawab perbedaan karakteristik antara minyak nabati, atsiri, dan minyak bumi
1. Minyak atsiri
- Hasil sisa proses metabolisme dalam tanaman, terbentuk karena reaksi senyawa kimia dengan adanya air
- Dihasilkan dari tanaman, dapat juga dari hasil degradasi trigliserida oleh enzim/ secara sintesis (Ketaren, 1985)
- Mudah menguap pada suhu kamar tanpa mengalami dekomposisi, memiliki bau khas dan tidak membeku dibawah 18o C
- Umumnya larut dalam pelarut organik dan tidak larut air (Gunawan dan Mulyani, 2004)
- Komposisi kimia minyak atsiri diantaranya: terpene/terpenoids, senyawa hidrokarbon rantai lurus, dan non terpenic (turunan benzena)
2. Minyak bumi
- Campuran kompleks senyawa organik yang terdiri atas senyawa hidrokarbon (lebih dari 90%) dan nonhidrokarbon (sisanya) yang berasal dari sisa-sisa mikroorganisme, tumbuhan, dan binatang yang tertimbun selama berjuta-juta tahun
- Berwarna hitam sampai coklat kehitaman, dalam bentuk cair dan terdapat gas- gas yang melarut di dalamnya, dengan berat jenis berkisar 0,8000-1,000
- Minyak bumi yang mudah menguap berarti mengandung banyak parafin dan pada pengolahan banyak menghasilkan fraksi gas dan fraksi ringan
3. Minyak nabati
- Golongan lipid, yaitu senyawa organik yang terdapat dalam alam dan tak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik non polar seperti senyawa hidrokarbon atau dietil eter
- Minyak nabati diambil dari bagian berlemak tanaman, biasanya dari biji atau kacang-kacangan
- Tidak mudah menguap pada suhu kamar, tidak memiliki bau khas dan membeku dibawah 18o C
- Komposisi utama berupa senyawa gliserida dan asam lemak dengan rantai C panjang
In reply to Adelia Yuniati I0520001

Re: Diskusi 1

by Dwi Ardiana Setyawardhani -
Bagus. Namun perlu sedikit diklarifikasi untuk pernyataan " .......dan membeku di bawah 18 C". Tidak semuanya ya, tergantung dari titik leleh komponen asam-asam lemaknya.
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Audrey Vista Candra Dewi I0520014 -
Selamat pagi Bu, saya Audrey Vista Candra Dewi izin menjawab mengenai Karakteristik mendasar dan perbedaan dari minyak nabati, minyak atsiri, dan minyak bumi :
1. Minyak Nabati/Hewani
Mengandung lemak/trigliserin, Diperoleh dari tumbuhan, Nama umumnya vegetable oil, Tidak mudah menguap pada suhu kamar, Tidak memiliki aroma yang khas, Memiliki warna kuning keemasan.
Komposisi : Trigliserida (komponen terbesar), Lipid kompleks, Sterol, ada dua sterol yaitu kolesterol (ada di minyak hewani) dan fitosterol, FFA atau asam lemak bebas (asam karboksilat yang berdiri sendiri), Pigmen teridiri dari karoten, xanthofil, klorofil, anthocyan, Senyawa HK tak jenuh seperti squalen, Lilin, berbeda dengan lilin/parafin di minyak bumi.

2. Minyak Atsiri
Diperoleh dari tumbuhan, Sangat berbau/sebagai aromaterapi, Mudah menguap pada suhu kamar, Tidak memiliki heating value yang tinggi
Komposisi : Terpene/terpenoids : monoterpenes dan sesquiterpenes , Senyawa HK rantai lurus HK C15 - C35 : Alkohol, aldehid, eter, keton, ester, asam, fraksi bertitik didih rendah, Non terpenic (turunan benzena/senyawa aromatis) : eugenol, cymaldehyde, safrole, vanilin

3. Minyak Bumi
Digunakan sebagai bahan bakar, Memiliki heating value tinggi, Tidak memiliki aroma yang khas
Komposisi (didapatkan melalui penambangan zat mineral di dalam lapisan permukaan bumi) :
- Senyawa hidrokarbon : Parafin (HK alifatis jenuh) = heksan,pentan, Olefin (HK alifatis tak jenuh) = etilen, propilen, Naften (HK siklis jenuh) = sikloheksan, siklopentan, Aromat (HK siklis tak jenuh) = naftalen, antrasen
- Senyawa non HK (garam, air, S, O, N, dan logam)

Terimakasih Bu
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Arin Kurniasari I0520010 -
Selamat pagi, Bu. Saya izin menjawab mengenai perbedaan karakter dari minyak nabati, minyak atsiri, dan minyak bumi.

Minyak Nabati = Komponen kimia penyusun minyak nabati adalah trigliserida yang dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan. Walaupun kebanyakan bagian dari tanam-tanaman dapat menghasilkan minyak, tetapi biji-bijian merupakan sumber yang utama. Adapun senyawa kimia penyusun minyak nabati lainnya yaitu lipid kompleks, Free Fatty Acids, sterol, pigmen, senyawa hidrokarbon tak jenuh, dan lilin.
Karakteristik minyaknya yaitu tidak mudah menguap pada suhu kamar, tidak memiliki aroma yang khas, mengandung trigliserida, dan membeku di bawah 18°C

Minyak Atsiri = Komponen kimia penyusun minyak atsiri adalah terpene yang umumnya didapat melalui proses distilasi (penyulingan) dari bunga, daun, kulit kayu, akar dan bagian aromatik lainnya dari tanaman asal. Adapun senyawa kimia penyusun minyak atsiri lainnya yaitu senyawa hidrokarbon C15-C35 dan senyawa non terpenic (turunan benzena).
Karakteristik minyaknya yaitu mudah menguap pada suhu kamar, memiliki aroma yang khas, tidak mengandung trigliserida, umumnya larut dalam pelarut organik dan tidak larut dalam air, dan tidak membeku di bawah 18°C

Minyak Bumi = Minyak yang berasal dari golongan mineral. Komponen kimia penyusun minyak bumi adalah senyawa hidrokarbon (paraffin,olefin, naften, aromat) dan senyawa non-hidrokarbon (garam, air, S, O, N, dan logam).
Dalam kondisi tekanan dan temperatur atmosfer berupa fasa cair atau padat, termasuk aspal, lilin mineral atau ozokerit, dan bitumin yang diperoleh dari proses penambangan. Minyak bumi dimanfaatkan sebagai bahan bakar.
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Reyza Fachrezy Putra I0520091 -
Selamat pagi, bu. Saya izin menjawab,

MInyak atsiri :
1. Meski memiliki titik didih yang tinggi, minyak atsiri memiliki volatile matter yang tinggi pula sehingga mudah menguap tanpa harus melalui proses pemanasan.
2. Memiliki bau khas dan cenderung wangi.
3. Tidak mengandung FFA, sehingga tidak berbau tengik.
4. Sebagian besar dimanfaatkan untuk aromaterapi dan kesehatan.
5. Sebagian besar dari minyak atsiri tidak dapat tersabunkan dengan alkali
6. Memiliki kandungan senyawa terpenoid (seperti monoterpenes) dan senyawa non terpenoid (terpineol, nerol, citronellol, dan lain sebagainya)

Minyak nabati.
1. Berasal dari tumbuhan dan hewan
2. Mengandung komponen utama trigliserida
3. Mengandung FFA, sehingga memungkinkan untuk berbau tengik
4. Senyawa lainnya seperti pigmen (warna), lilin, sterol, lipid kompleks juga terdapat di dalamnya.
5. Juga dapat disabunkan dengan alkali, karena mengandung trigliserida dan asam lemak

Minyak bumi
1. Berasal dari perut bumi yang berupa senyawa HK alifatis dan siklis (jenuh dan tak jenuh)
2. Juga mengandung mineral non HK, seperti air, H, S, O, garam, dan lain sebagainya
3. Sebagian besar penggunaanya digunakan untuk bahan bakar kendaraan
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Arinda Putri Dwi Wulandari I0520011 -
Selamat pagi bu, saya Arinda Putri izin menjawab bu, terima kasih
Minyak nabati:
-secara umum didapat dari tumbuhan
-komposisi: trigliserida, lipid kompleks, sterol, FFA, pigmen, senyawa hidrokarbon tak jenuh, lilin
contoh: minyak kelapa sawit

minyak astsiri:
-memiliki bau yang khas
-komposisi minyak astiri: terpene/terpenoias, senyawa hidrokarbon rantai lurus C15-C35, senyawa non terpenic (turunan benzena)
contoh: minyak kayu putih

minyak bumi:
-banyak digunakan untuk bahan bakar
-fraksi yang paling berat adalah golongan aspal yang digunakan untuk pengeras jalan
-komposisi: senyawa hidrokarbon (parrafin, olefin, naften, aromat) dan senyawa non hidrokarbon (garam, air, S, O, N, logam)
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Natasya Yola Ferdilla I0520079 -
Selamat pagi, Bu. Saya Natasya Yola Ferdilla NIM I0520079 izin untuk menjelaskan perbedaan antara minyak nabati, minyak atsiri, dan minyak bumi.

1. Minyak nabati
- Minyak yang diperoleh dari tumbuhan
- Mengandung lemak dan trigliserida
- Biasa digunakan untuk konsumsi
- Komponen terbesarnya adalah trigliserida
- Komponen penyusun lainnya adalah sterol, FFA, pigmen, senyawa hidrokarbon tak jenuh, dll

2. Minyak atsiri
- Minyak yang diperoleh dari tumbuhan
- Identik dengan aroma/bau yang khas
- Dimanfaatkan dari sisi baunya
- Komponen terbesarnya adalah senyawa terpene
- Komponen penyusun lainnya adalah senyawa hidrokarbon rantai lurus C15-C35 (alkohol, aldehid, eter, keton, ester, dll), dan senyawa non terpenic (eugenol, saffrole, dll)

3. Minyak bumi
- Minyak yang berasal dari golongan mineral pada lapisan bumi yang diperoleh dari penambangan
- Penggunaannya spesifik untuk bahan bakar
- Digunakan dari sisi heating value (nilai bakar)
- Komponen terbesarnya adalah senyawa hidrokarbon (paraffin, olefin, naften, aromat)
- Komponen penyusun lainnya adalah senyawa non hidrokarbon (garam, air, S, O, N, logam)
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Talitha Fairuz Shafa I0520107 -
Selamat pagi bu. Saya Talitha Fairuz Shafa NIM I0520107 izin menjawab
1. Minyak nabati dan hewani (vegetable oil)
    - Berasal dari tumbuhan dan hewan yang biasa dimanfaatkan untuk dikonsumsi sehari-hari
    - Komponen utama : trigliserid
    - Komponen lain: lipid kompleks/lemak kompleks, sterol, FFA/asam lemak bebas, pigmen, senyawa hidrokarbon tak jenuh/rangkap, dan lilin
    - Contoh : minyak goreng (dari kelapa sawit)

2. Minyat atsiri (essential oil)
    - Minyak yang berasal dari tumbuhan dan memiliki bau khas sehingga banyak digunakan untuk aromaterapi
    - Kandungan utama : terpenoid (senyawa hidrokarbon dengan rantai lurus panjang yang bercabang)
    - Kandungan lain: senyawa hidrokarbon rantai lurus C15-C35 (volatil) dan senyawa non terpenic (turunan benzena)
    - Dimanfaatkan dalam bidang farmasi (memiliki fungsi terapis dan kesehatan)
    - Contoh : minyak kayu putih, minyak mawar, dan minyak kenanga

3. Minyak bumi (petroleum)
    - Minyak yang umumnya digunakan sebagai bahan bakar (solar, lpg, avtur, bensin) karena punya heating value lebih tinggi dari minyak lain
    - Diperoleh dari aktivitas penambangan makhluk hidup yang sudah mati jutaan tahun lalu
    - Komponen utama : hidrokarbon (parafin, olefin, naften, aromat)
    - Komponen lain : senyawa non hidrokarbon (garam, air, S, O, N, dan logam) yang beberapa bersifat korosif
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Fretty Lambang Wibawati I0520035 -
Selamat pagi, Bu Dwi. Saya Fretty Lambang Wibawati NIM I0520035, izin mengirim jawaban mengenai karakter mendasar dari minyak nabati, minyak atsiri, dan minyak bumi berdasar komponen terkandung.
a. Minyak nabati (vegetable oil)
- diperoleh dari tanaman
- utamanya digunakan sebagai bahan pangan, namun bisa digunakan sebagai non-edible oil seperti pelumas
- komponen terbesar adalah trigliserida dan dilengkapi komponen minor lainnya seperti FFA, sterol, pigmen, lilin, lipid kompleks, senyawa hidrokarbon tak jenuh, dan lilin.

b. Minyak atsiri (essential oil)
- komponen utama adalah terpene/terpenoid yang memiliki berbagai jenis dan bentuk dengan aroma khas tiap jenis dan bentuknya.
- Digunakan untuk terapis (kesehatan), seperti minyak kayu putih dan aroma terapi.
- ciri khas : memiliki bau yang khas
- sifat fisik : mudah menguap pada suhu kamar

c. Minyak bumi (petroleum)
- diperoleh melalui pertambangan
- komponen berasal dari senyawa hidrokarbon seperti paraffin, olefin, naften, dan aromat, serta berasal dari senyawa non hidrokarbon, seperti air, garam, oksigen, nitrogen, logam dan, belerang.
- digunakan sebagai bahan bakar (bensin, solar, LPG,dll), bahan pengeras jalan
- komponen dari senyawa hidrokarbon berdasarkan bentuk (alifatis/siklis) dan tingkat kejenuhannya(jenuh/tak jenuh)
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Khoirunnisa Utami I0519053 -
Selamat pagi bu, saya Khoirunnisa Utami izin mencoba menjawab terkait perbedaan antara minyak atsiri, minyak bumi, dan minyak nabati.
Minyak atsiri
- Memiliki aroma yang khas sehingga banyak dimanfaatkan pada bidang kesehatan untuk aromaterapi dengan cara dioles atau dihirup
- Komponen dalam minyak ini meliputi terpene sebagai komponen utama, dan komponen lain seperti senyawa hidrokarbon rantai lurus (C15-C35), turunan benzene (contohnya Cinnamaldehid, eugenol, menthol)

Minyak Bumi
- Merupakan minyak yang diperoleh melalui penambangan, dan banyak dimanfaatkan sebagai bahan bakar
- Komponen utama minyak ini yaitu senyawa hidrokarbon (alifatis maupun siklis) yang meliputi paraffin, olefin, naften, aromat
- Komponen lain adalah senyawa non hidrokarbon berupa garam, air, S, O, N, dan logam. Pada proses awal, komponen tersebut harus dihilangkan terlebih dahulu.

Minyak Nabati
- Minyak yang biasa digunakan sebagai bahan pangan (konsumsi) dengan komponen utama trigliserida
- Komponen lain dari minyak nabati meliputi lecithin, sterol, FFA, pigmen, senyawa hidrokarbon tak jenuh dan lilin
- Pembelokan pada asam lemak akan menurunkan titik leleh
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Reza Pratama Aditia I0520092 -
Selamat pagi Bu Dwi. Saya Reza Pratama Aditia NIM I0520092, izin menjawab mengenai perbedaan karakter dari masing-masing jenis minyak.

Minyak Atsiri
- Berasal dari tumbuhan (essential oil)
- Memiliki bau yang khas, mudah menguap, dan bersifat berair/cair
- Komposisi utama adalah senyawa terpene/terpenoid (HK rantai lurus)
- Komponen minor HK rantai lurus C15 - C35 (alkohol, aldehid, eter, keton, ester, asam, fraksi berititik didih rendah)
- Senyawa non terpenic (turunan benzena), seperti eugenol, cynamaldehyde, saffrole vanilin
- Banyak digunakan dalam bidang farmasi (terapi pengobatan)

Minyak Bumi
- Berasal dari hasil tambang (minyak mineral)
- Komposisi terbesarnya adalah HK (paraffin, olefin, naften, aromat)
- Komposisi non HK (garam, air, S, O, N, dan logam)
- Digunakan sebagai sumber bahan bakar
- Warnanya cenderung gelap

Minyak Nabati
- Berasal dari tumbuhan (carrier oil)
- Komponen terbesarnya adalah trigliderida
- Komponen lainnya berupa lipid kompleks, sterol, FFA, pigmen, senyawa HK tak jenuh, dan lilin
- Lilin dalam minyak nabati memiliki kemiripan dengan senyawa ester
- Tekstur minyak cenderung kental dan licin/lembut ketika disentuh
- Dapat menjadi tengik dan tidak mudah menguap
- Memiliki pigmen yang berbeda warna tergantung jenis tumbuhannya

Terima kasih, Bu.
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Afrianto Bayu Setyono I0520004 -
Selamat pagi bu. Saya Afrianto Bayu Setyono izin menjawab pertanyaan diatas.
1. Minyak atsiri memiliki bau khas sesuai sumber tanamannya karena tersusun dari komponen kompleks seperti hidrokarbon golongan terpene, hidrokarbon rantai lurus seperti alkohol yang menyebabkan minyak atsiri bersifat volatile, dan senyawa turunan benzene lainnya yang termasuk senyawa aromatis. Minyak atsiri tidak membeku dibawah 18 derajat C.

2. Minyak nabati umumnya mengandung 90-98% triglisrilda. Minyak ini tidak memiliki bau yang khas dan tidak mudah menguap pada suhu kamar dan umumnya dapat membeku dibawah 18 derajat C. Minyak nabati dapat diolah menjadi sabun jika direaksikan dengan alkali (saponifikasi). Mengandung FFA (free fatty acid) yang mana jika teroksidasi akan menyebabkan ketengikan.

3. Minyak bumi diperoleh dengan cara penambangan cadangan minyak yang terdapat pada gua-gua minyak bumi. Minyak bumi mudah menguap jika memiliki kandungan parafin yang banyak. Ada beberapa komponen hidrokarbon dalam minyak bumi yaitu paraffin, olefin, naften, dan aromat. Perbedaan komposisi komponen tersebut juga akan mempengaruhi karakteristik minyak siap pakai. Disamping hidrokarbon, minyak bumi juga mengandung senyawa lain seperti garam, air, dan logam hasil penambangan. Minyak mentah berwarna coklat gelap.
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Dea Espina Banowati I0520018 -
Selamat pagi bu, saya izin menjawab terkait pertanyaan diskusi perbedaan karakter antara minyak nabati, minyak atsiri, dan minyak bumi.

Minyak nabati
- Minyak nabati adalah minyak yang diekstrak dari berbagai bagian tumbuhan. Minyak ini digunakan sebagai makanan, bahan penggorengan, pelumas, bahan bakar, bahan pewangi (parfum), pengobatan, dan berbagai penggunaan industri. Minyak nabati banyak digunakan di industri karena nutrisinya dan pengaruhnya terhadap rasa dan aroma produk makanan.
- Minyak nabati termasuk dalam golongan lipid. Umumnya minyak nabati mengandung 90–98% trigliserida, yaitu tiga molekul asam lemak yang terikat pada gliserol.
-Semakin panjang rantai atom C asam lemak, maka titik cair akan semakin tinggi dan semakin tinggi pula kestabilan trigliserida dari asam lemak itu terhadap polimerisasi dan oksidasi spontan
- Komposisi yg terkandung : trigliserida, lipid kompleks, sterol, FFA, pigmen, senyawa HK tidak jenuh, lilin

Minyak atsiri
- Minyak atsiri adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Minyak asiri merupakan bahan dasar dari wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami.
- Minyak atsiri bersifat mudah menguap karena titik uapnya rendah. Selain itu, susunan senyawa komponennya kuat memengaruhi saraf manusia (terutama di hidung) sehingga sering kali memberikan efek psikologis tertentu.
- Pada umumnya minyak atsiri tidak larut dalam air dan pelarut polar lainnya. Akan tetapi sebagian besar termasuk dalam golongan senyawa organik terpena dan terpenoid yang bersifat larut dalam minyak (lipofil).
- Komposisi yg terkandung : terpene/terpenoids, senyawa HK rantai lurus C15-C35 seperti alkohol dan aldehid, dan non terpenic seperti eugenol dan saffrole

Minyak bumi
- Minyak bumi adalah cairan kental berwarna coklat pekat/gelap atau kehijauan yang mudah terbakar yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi.
- Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana.
- Minyak bumi biasa dimanfaatkan sebagai bahan bakar dan bahan pengeras jalan
- Komposisi yg terkandung : senyawa hidrokarbon berupa paraffin (HK alifatis jenuh) menjadi heksan dan pentan, olefin (HK alifatis tak jenuh) menjadi etilen dan propilen, naften (HK siklis jenuh) menjadi sikloheksan dan siklopentan, aromat (K siklis tak jenuh) menjadi naftalen dan antrasen serta senyawa non HK seperti garam, air, S, O, N, dan logam

Berikut jawaban dari saya bu, terima kasih bu
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by ibnu maulana I0520047 -
Permisi Bu, saya izin menjawab

Minyak nabati:
- komponen utamanya ialah trigliserin
- Umumnya berasal dari biji bijian, (beberapa dari hewan)
- Mengandung FFA, lipid kompleks, lilin, pigmen
Contoh: minyak kelapa, minyak sawit,

Minyak Atsiri:
- memiliki bau yang khas
- komponen utamanya ialah senyawa terpene dengan beberapa senyawa hidrokarbon C15-C35 (aldehid, alkohol, keton, eter dll) serta senyawa non terpenic
Contoh: minyak sereh, minyak kayu putih

Minyak bumi:
- banyak dimanfaatkan sebagai bahan bakar dan biasanya kualitasnya dinilai dari heating point-nya
- tersusun atas senyawa hidrokarbon sebagian kecil senyawa non-hidrokarbon (air, S, O, N, dan logam)
In reply to Dwi Ardiana Setyawardhani

Re: Diskusi 1

by Akbar Sigit Sucahyo I0520122 -
selamat pagi Bu, saya Akbar Sigit Sucahyo izin menjawab perbedaan komponen yang terkandung dalam minyak nabati, minyak atsiri dan minyak bumi:
Minyak nabati : - dihasilkan dari tanam tanaman seperti biji-bijian.
- tidak larut dalam air
- tidak mudah menguap
- komponen utamanya berupa trigliserida dan terdapat komponen lainnya seperti FFA, Lipid kompleks, Steroll, dan komponen minor seperti pigmen, senyawa HK tak jenuh, lilin dll.

minyak atsiri : - memiliki aroma yang khas (aromaterapi)
- Komposisi kimia minyak atsiri diantaranya: terpene, senyawa hidrokarbon rantai lurus, dan non terpenic (turunan benzena),
- mudah menguap
- nilai titik didihnya rendah

minyak bumi : - digunakan sebagai bahan bakar,
- memiliki warna yang cenderung gelap
- diperoleh dari lapisan bumi dengan penambangan
- komposisi dari minyak bumi mengandung senyawa hidrokarbon
- Mudah menguap, tetapi terdapat beberapa fraksi yang ringan seperti aspal dan gas alam sehingga tidak mudah menguap.