Secara umum mata kuliah Psikologi Seni Rupa merupakan mata kuliah yang berupaya memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa dalam mengimplementasikan teori dan praktek psikologi seni rupa dengan berbagai pendekatan yang mencakup konsep-konsep yang melatari psikologi seni rupa, tipe-tipe psikologi, konsep kreatifitas dalam karya seni rupa yang meliputi 6 (enam) pokok teori kreativitas : Psikoanalis, Assosiasionistik, Gestalt, Eksistensial, Interpersonal dan Teori Traid dalam karya seni rupa. Tujuan mata kuliah psikologi seni rupa adalah kemampuan menganalisis dan membahas konsep-konsep psikologi yang diterapkan dalam bidang seni rupa. Kompetensi yang diharapkan setelah mengikuti mata kuliah ini adalah agar mahasiswa dapat memahami pencipta seni rupa sebagai suatu tipe atau pribadi yang unik, mengetahui proses kreatif penciptaan seni, menjelaskan konsep dan teori psikologi yang diterapkan dalam karya seni rupa, menjelaskan dampak karya seni rupa pada audience atau penikmat karya seni rupa.


Kompetensi yang diharapkan mahasiswa diharapkan dapat melakukan analisis data penelitian, dan menginterpretasikan

Mata kuliah ini diampu oleh Dr. SUmardiyono, SKM, MKes; Dr. Setyo S Raharjo, dr, MKes; Dr. Isna Qadrijati, dr, MKes dan Dr. Eti Poncorini Pamungkasari, dr, MPd. Mata Kuliah ini untuk mahasiswa semester 1 Program Studi S2IKM.

Mata kuliah manajemen pelatihan di akhir pembelajaran mahasiswa dapat mengerti pelatihan dan sistem pelatihan, model-model pelatihan dan prinsip-prinsip manajemen pelatihan,  dapat melakukan analisis kebutuhan pelatihan,  memahami peserta pelatihan,  analisis jabatan, diskrepansi kinerja, merencanakan dan medesain pelatihan, dapat menyusun kurikulum pelatihan dan perencanaanya , menyusun rencana pembelajaran dalam pelatihan , melakukan pengorganisasian pelatihan, membangun iklim dan dinamika kelompok  dalam pelatihan, dan  cara mengevaluasi proses dan hasil pelatihan.


Selamat datang di Mata Kuliah Praktik Penelitian Kesehatan yang Baik.

Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) pada prodi S2 pascasarjana  Agronomi ini akan membahas tentang PHT sebagai konsep berfikir, sebagai bagian dalam pengelolan produksi tanaman secara integral, strategi, taktik, dalam praktiknya di lapangan

Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang pertumbuhan dan perkembangan tanaman tropis yang berkaitan erat dengan penyimpangan cuaca, fenomena perubahan iklim melalui pendekatan fisiologi, lingkungan biotik, abiotik yang berdampak pada produksi tanaman. Proses pembelajaran juga mencakup pembekalan kemampuan analisis dan evaluasi kasus-kasus anomali cuaca oleh pengaruh peningkatan gas rumah kaca (GRK) (khususnya) dari sektor pertanian. Dengan demikian mahasiswa memiliki kemampuan untuk merancang strategi adaptasi dan mitigasi pada manajemen produksi tanaman.

Mata kuliah ini disusun untuk membangun pola pikir (mind set) mahasiswa bahwa setelah mendalami  materi ini mahasiswa lebih peka terhadap fungsi sumberdaya alam (sda) bagi keberlanjutan ekosistem dan secara ilmiah dapat memberikan alternatif terbaik pemanfaatan sda secara terkendali . Secara konkrit mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan melakukan analisis dan evaluasi kasus-kasus kerusakan sda sebagai akibat dari tingkat  pemahaman yang rendah terhadap upaya pemanfaatan yang bertanggung jawab dan membuat solusi atau teknik pemecahan masalah melalui kreatifitas bentuk penelitian, dan pengabdian masyarakat sehingga tercipta suatu strategi pemanfaatan sda yang mengedepankan fungsi dan pada akhirnya mampu memformulasikan aneka kegiatan yang berorientase pada keseimbangan antara pemanfaatan dan pemeliharaan. Dengan demikian akan tercapai tingkat kepedulian yang tinggi terhadap pemeliharaan sumberdaya alam (sda) secara terus menerus.


Mata kuliah ini dirancang  agar mahasiswa setelah mengikuti kuliah memiliki kemampuan untuk meningkatkan  pemahaman dan analisis secara mendalam dan komprehensif kasus-kasus/problematika  lingkungan yang bersifat kompleks dengan menggunakan teknik terdepan (frontier), sehingga mampu mengembangkan berbagai strategi dengan pendekatan sistem dan pemodelan pengelolaan lingkungan untuk memecahkan permasalahan kritis problematika lingkungan.